Rabu, 21 Maret 2018

BAIT-BAIT MULTAZAM

OLEH: Abidah El Khaleqy



Gelisahku kian menggila dan akhirnya tertidur dalam dekapan mimpi aneh yang tak kutahu, misteri apa yang bernaung dibalik cadar. Aku tertinggal di belakang para Jubah Putih yang berjajar bersaf-saf sembari duduk membelakangiku. Di atasku, langit semburat jingga menyelubung dengan suara bergulung-gulung, seperti redaman guntur saat selinap ke dasar bumi.Aku pusing dan gemetar, ingin berteriak minta tolong kepada para Jubah Putih, namun suaraku cekat saja di tenggorokan. Tak putus-putus aku berharap ada yang sudi menengokku ke belakang. Namun tak ada yang menengok. Dan gemuruh suara kian tak jelas nadanya, menampar-nampar gendang telingaku. Semesta langit seakan nyaris runtuh. Menindihku galau.
Kepanikanku membanjirkan keringat dingin di sekujur tubuh, meneriakkan pertolongan ke segala penjuru. Tak ada jawaban karena teriakanku sebatas angan. Dan gemuruh suara semakin merajalela, menghentak seluruh kesadaranku untuk segera berlari. Tapi ke mana?
“Ke depan. Cepatlah masuk ke masjid itu dan gabung bersama mereka para Jubah Putih,” sebuah suara, mungkin dari dasar hatiku.
“Tapi, tapi…, aku Katholik. Apakah mereka para Bapak Pendeta yang ada di surga? Mengapa mereka berada di…, masjid?”
“Takusah banyak tanya. Loncat sebelum langit runtuh!”
Diempas ribu-ribu takut, aku pun terbang ke arah masjid. Seumur-umur belum pernah masuk ke tempat yang namanya masjid. Desiran loncatanku yang jauh, didorong seratus ngeri dan situasi horor, menggenapkan kesadaranku kembali dan siuman dari mimpi ajaib.


Aksesori Anak

oleh Linawati



Bunda pasti suka sekali mempercantik tampilan Sang Putri, seperti mengreasikan ikatan rambut hingga memakaikan beragam aksesori lucu dan cantik. Aksesori untuk buah hati Bunda ternyata tidak hanya sebatas kalung, gelang, dan bros. Rambut indah buah hati Bunda juga dapat dipakaikan beragam aksesori mulai bando hinnga jepit rambut dengan berbagai kreasi buatan Bunda sendiri. Tidak perlu khawatir akan kesulitan membuatnya karena dalam buku ini ditampilkan beragam inspirasi aksesori rambuat buah hati hingga detail cantik yang akan dipakai putri kesayangan Bunda.


Clutch & Dompet

dari Karton Bekas

oleh: Dhalya Savitri

Pernah merasa membuang karton bekas putra atau putri Anda? Nah, saatnya harus berpikir ulang membuangnya. Anda bisa tampil gaya dengan karton bekas.

Penasaran ?. Buku ini menampilkan teknik memanfaatkan kembali karton bekas menujadi barang yang lebih bermanfaat dan lebih gaya tentunya. Dengan teknik sederhana dan mudah di praktikkan, Anda bisa membuat beragam kreasi, seperti cluth, dompet, hingga pouch pesta. Semua produk di buku ini dibuat tanpa menggunakan mesin jahit. Saatnya berkreasi, selamat mencoba.



Selasa, 20 Maret 2018

MEMBAKAR SEMANGAT

SEMANGAT BELAJAR 

GENERASI LUHUR BUDI BERTABUR PRESTASI

OLEH: Suhadi Fadjaray


Percayakah Anda dengan kekuatan kata-kata? Percaya atau tidak, kata-kata yang memiliki inspirasi di dalamnya akan mampu mengubah cara pandang dan perilaku kita, bahkan juga orang di sekitar kita. Kata-kata memiliki kekuatan tersendiri yang mampu membakar semangat, memunculkan emosi positif dalam diri, serta memberi kedamaian bagi diri Anda, baik ketika kita menghadapi masalah atau ketika kita mempunyai sebuah impian.

Buku motivasi pembakar semangat setahun penuh ini berisi petikan kata-kata bijak para tokoh kenamaan dunia yang akan mampu memotivasi diri kita dalam menjalani kehidupan, dimana tanpa kita sadari apabila inspirasi kata-kata tersebut kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari akan membawa pengaruh positif bagi pribadi kita.



Rabu, 14 Maret 2018


Misteri Nabi Khidir

Ibnu Hajar Al-Asqalani


Siapa sebenarnya sosok Nabi Khidir itu? Al-Quran hanya menyampaikan kisah perjalanannya yang nyeleneh tapi syarat hikmah ketika bersama Nabi Musa. Al-Quran juga tak pernah secara jelas menyebutkan namanya, apalagi asal-usul keluarganya. Nabi Khidir hanya disebut oleh Allah swt. sebagai “Seorang hamba di antara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan rahmat dari sisi Kami dan telah Kami ajarkan ilmu dari sisi Kami.” (Surat al-Kahfi).
Lalu mengapa penyebutan “seorang hamba” itu diasosiasikan kepada Nabi Khidir? Apa arti nama “Khidir”? Benarkah ia seorang Nabi atau hanya seorang Wali? Apa saja peran dan pengaruhnya? Bagaimana asal usul keluarganya? Masihkah ia hidup sampai saat ini atau sudah mati? Benarkah sahabat Ali bin Abi Thalib, Anas ra., Hasan Bashri, dan Umar bin Abdul Aziz, pernah menemukannya? Keterbatasan informasi inilah yang membuat sosok Nabi Khidirseakan sengaja dibiarkan misterius.
Buku karya Ibnu Hajar al-Asqalani ini berupaya mengupas sosok Nabi Khidir ini melalui pengujian terhadap hadis-hadis yang berkenaan dengannya berikut sumber-sumbernya. Ibnu Hajar juga memaparkan secara komprehensif dan kritis berbagai macam dalil dan pendapat yang berbeda-beda tentang sosok Nabi Khidir. Sebuah kontribusi ilmiah yang sangat berharga untuk siapa pun yang penasaran dengan sosok Nabi misterius ini.


88 Kisah Orang-orang Berakhlak Mulia

Harlis Kurniawan


Ibnu Qudamah dalam Minhajul Qoshidin, akhlak merupakan ungkapan kondisi jiwa yang begitu mudah bisa menghasilkan perbuatan, tanpa membutuhkan pemikiran dan pertimbangan. Jika perbuatan itu baik, maka disebut akhlak yang baik, dan jika buruk disebut akhlak yang buruk. Rasulullah mengajarkan para sahabatnya mengenai tobat dan mengajarkan mereka bahwa Allah sangat penuh dengan ampunan, rahmah, dan kasih sayang melalui berbagai kisah.

Betapa kuat peranan dan pengaruhnya suatu ilmu dan pelajaran dalam jiwa para sahabat ketika mereka mendapatkannya dari Rasulullah melalui perantara kisah. Inilah contoh dari banyak kisah yang dikisahkan oleh Rasulullah kepada para sahabatnya dan mereka pun mengambil pelajaran, nasihat, dan hikmah yang ada di dalamnya. Dalam buku ini kalian akan menemukan banyak kisah islami yang bisa menjadi pembentuk budi pekerti mulia. Kisah-kisah yang ada diklasifi kasikan dalam beberapa akhlak mulia agar mudah diajarkan kepada anak-anak.

Selasa, 13 Maret 2018

PAK TANI MENCURI MENTIMUN

Kumpulan cerpen karya Penulis Cilik dan Duta Literasi SD Al Falah Surabaya. Buku ini akan diluncurkan pada 24 Maret 2018. 

    

Ada 17 cerpen yang ditulis oleh 17 siswa, mulai dari kelas 3 hingga 5. Kami belajar bersama kurang lebih sudah 7 bulan ini. Dan, inilah hasil belajar kami tiap minggunya itu.

Sampul buku ini dirancang oleh rekan saya, Annela Dhona, seorang desainer buku anak profesional. Lulusan Desain Komunikasi Visual ITS ini sudah dua tahun lebih ini kerja sama dengan kami (saya di perusahaan sebelumnya). Sejauh ini, kami puas dengan rancangan sampulnya.

Ketika sampul ini saya tunjukkan Kamis lalu ke anak-anak, ekspresi mereka sungguh bikin hati bungah. Anak-anak senang. Begitu pula ketika saya tunjukkan ke beberapa guru. Mereka suka dengan sampulnya.

Bahkan, salah satu anak, Fairuz namanya, berkata begini, "Kak Lalu, aku boleh ikut lagi ekskul Penulis Cilik lagi, kan?"

Itu gegara dia pengin bisa bikin buku lagi dengan kawan-kawannya. Saya bilang, "Tentu saja! Kamu masih kelas tiga, kan? Bisa, kok. Tapi, bukan Kak Lalu yang ngajar. Hehehe ..."

Iya, karena saya akan pindah dan menetap di kampung halaman per pertengahan tahun ini. Tentu saja, estafet kebahagiaan literasi itu akan saya teruskan ke rekan lain. Biar anak-anak tetap punya pemacu untuk berkarya dan berkarya.

Bayangkan, siapa sih yang tak senang, apa yang ada di benak mereka, bisa terwujudkan dalam bentuk karya? Apa yang mereka khayalkan, rupanya bisa dialihrupakan menjadi buku?

Ya, itulah motivasi kami, saya dan pihak sekolah, untuk menjaga impian anak-anak ini. Mereka para pembaca buku akut. Mereka suka berimajinasi. Jadi, mengapa tidak mewujudkan imajinasi mereka dalam bentuk fisik, yang bisa mereka raba, lihat, dan nikmati?

Oh iya, kenapa judulnya "Pak Tani Mencuri Mentimun"?

Saya bahas di unggahan lainnya, ya 😁

Ada yang mau baca? Bisa pre-order lho dari sekarang 😁


ditulis oleh: Kak Lalu (pembina ekstrakurikuler penulis cilik)

 


 
ORANG-ORANG BLOOMINGTON
penulis: Budi Darma 

“Janganlah mengurusi kepentingan orang lain dan janganlah mempunyai keinginan tahu tentang orang lain. Hanya dengan jalan demikian, kita dapat tenang.”
 
Sejak kali pertama terbit, tujuh cerita yang dihimpun dalam antologi Orang-Orang Bloomington sukses memukau pembaca lintas generasi melalui permasalahan yang diangkat—emosi-emosi terdalam manusia.
 
Manusia dengan segala dinamika kehidupannya dikisahkan melalui sudut pandang orang pertama—menjadikan suasana batin tokoh-tokohnya tergali dalam. Cerita-ceritanya tampak sederhana, tapi menyuguhkan sisi lain kehidupan nyata yang kompleks dan kelam. Dengan cara yang tidak biasa, Budi Darma mengungkap konflik antarmanusia yang lazim kita hadapi dalam keseharian—prasangka, kesepian, kedengkian. Semua berpadu menjadi satu formula kisah yang realistis, menyentuh, bahkan cenderung menampar.
 
Melalui Orang-Orang Bloomington, Budi Darma berhasil menyabet penghargaan S. E. A. Write Award 1984 dari Pemerintah Thailand. Cerpen-cerpen yang menginspirasi ini kami hadirkan kembali untuk memperkenalkannya kepada pembaca muda, sekaligus mengobati kerinduan para pembaca setia Budi Darma.
 
 
bacaan ilmiah untuk anak yang siap dipinjam

Senin, 12 Maret 2018

ALKISAH, ada seorang lelaki. Usianya 40 tahun saat tahu bahwa jatah hidupnya tinggal setahun lagi. Dokter memvonisnya tumor otak. Dalam setahun, tumor itu akan membunuhnya! Mengisi sisa-sisa hidupnya, lelaki itu berpikir untuk menulis. Tak ada pengetahuan soal merangkai kata, alur cerita, apalagi tata bahasa. Namun ia terus saja menulis. Dia berhasil menyelesaikan lima setengah novel sebelum ajalnya tiba! Setahun berlalu, lelaki itu masih hidup.Penyakitnya perlahan berkurang, lalu sembuh total. Ia panjang umur dan berhasil menulis hingga lebih dari 70 buku! Bahkan, salah satu bukunya yang ditulis hanya dalam waktu 3 minggu, berhasil masuk jajaran 100 Buku Terbaik di Inggris Abad Ke-20.

Kalau kita seperti lelaki itu, hanya punya jatah hidup setahun, apa yang akan kita lakukan? Beranikah kita bermimpi dan bersemangat mewujudkannya? Atau kita biarkan saja waktu itu habis tanpa berbuat apa-apa? Buku ini berisi kisah-kisah nyata tentang mimpi dan perjuangan mewujudkannya, agar kita tak mati menyesal karena membiarkan impian hanya menjadi angan-angan.

 https://books.google.co.id/books/about/Berani_BerMimpi.html?id=pXqpBQAAQBAJ&redir_esc=y



Peristiwa berdarah, tragedi antarbangsa yang mengatasnamakan agama itu terjadi pada 11-13 Desember 1950 di Singapura dalam bentuk kerusuhan dahsyat. 18 orang terbunuh, 173 orang luka parah. Pemicunya adalah Nadra. Gadis 13 tahun yang diperebutkan hak asuhnya ini menjadi isu internasional, bahkan sampai saat ini.
Nadra, bernama asli Maria Hertogh, adalah gadis Belanda. Ibunya, Adeline, yang tak mampu membiayainya saat dia berusia lima tahun, memberikannya kepada Aminah, perempuan Melayu yang banyak membantu keluarga mereka dan tak bisa memiliki anak sendiri. Bahkan, Adeline telah mengizinkan Maria diasuh secara Islam.

Tumbuhlah Maria sebagai Nadra, gadis yang meski berparas Eropa, memiliki sifat dan kebiasaan seorang muslimah Melayu. Dia memiliki kehidupan yang tenang dan bahagia ketika orangtua kandungnya mencarinya, ingin mengklaim hak asuh atasnya kembali. Saat itu, di usia tiga belas tahun, Nadra yang baru saja menikah dengan pria pujaan hatinya, diperebutkan. Sidang demi sidang di pengadilan Singapura memicu banyak pihak bersimpati. Tragedi dua keluarga menjadi tragedi bangsa yang membawa nama budaya dan agama. Siapakah yang sebenarnyaberhak dan lebih mencintai Nadra, ibu kandungnya ataukah ibu angkatnya? [Mizan, Hikmah, Novel, Memoar, Indonesia]
https://books.google.co.id/books/about/Tragedi_Nadra.html?id=I0g-IEoOzU4C&redir_esc=y

Kamis, 08 Maret 2018

Novel surga yang tak dirindukan ini menceritakan tentang kehidupan rumah tangga, seorang gadis selalu menghayalkan kehidupannya dalam cerita dongeng. Pada akhirnya ceritanya akan selalu hidup bahagia tetapi dalam kehidupan nyata justru berbanding terbalik dengan khayalannya tersebut.
            Kisah ini berawal dari kisah gadis yang bernama Arini. Bahwa kelak akan ada seorang lelaki tampan yang melamarnya dan hidup bahagia bersamanya selamanya. Akhirnya dia pun menikah dengan seorang lelaki yang bernama Andika Prasetya yang merupakan teman masa kecil Arini dan kakaknya. Kehidupan Arini dan suaminya berjalan dengan mulus. Dalam pernikahannya dikaruniai 3 orang anak yaitu Nadia, Adam, Putri.
Setelah 10 tahun berlalu, Rumah tangga yang dulunya harmonis kini berubah  setelah pras menolong seorang perempuan yang mencoba bunuh diri dengan menabrakkan mobilnya dipembatas jalan. arena kehamilannya diluar pernikahan. Pras mengantarkan perempuan tersebut keRumah Sakit.
            Pras bertambah panik ketika dokter menyuruhnya untuk menandatangani sebuah surat yang menyatakan bahwa perempuan tersebut harus dioperasi, karena mengalami pendarahan. Kemudian Pras bersedia untuk menandatangani sebuah surat. Setelah perempuan tersebut di operasi pras merasa lega. Kemudian keduanya saling berkenalan  dan perempuan tersebut bernama mey rose. Selama beberapa hari dirawat diRumah Sakit, Pras memberikan perhatian yang lebih kepada Mey Rose. Dan Mey Rose pun merasa nyaman, sehingga diapun tidak menginginkan ada perpisahan diantara mereka.
Hingga akhirnya Mey Rose pun berfikir untuk menikah dengan Pras. Pras pun merasa kasihan dengan Mey Rose dan anaknya. Akhirnya pun Pras menikahinya tanpa memberitahukan hal ini kepada Arini.
            Lama kelamaan Arini pun merasa curiga dengan sikap Pras, karena perhatian dan kasih sayangnya mulai berubah kepada keluarganya. Suatu ketika Arini menemukan surat dari Rumah Sakit tempat Pras memeriksakan anak Mey Rose. Kemudian Arini pun mendatangi Rumah Sakit tersebut dan menanyakan nomor telepone dari pasien tersebut.
            Setelah itu  Arini menelphon nomor tersebut. Arini pun terkejut karena yang mengangkat telephonnya adalah seorang wanita yang dengan bangganya menyebut dirinya sebagai “Nyonya Prasetya”.
            Setelah itu Arini mendatangi prasetya ke kantor, namun ditengah perjalanan Arini melihat Prasetya mencium kening seorang  perempuan dan mengusap kepala anak kecil yang berada disampingnya.
Setelah itu Arini mengetahui bahwa Pras selingkuh dibelakangnya. Lalu Arini pergi meninggalkan tempat tersebut untuk pergi kerumah ibunya bersama tiga anaknya. Disana ia menceritakan semuanya kepada ibunya dan dia menenangkan pikirannya. Lalu dia menelephon rumah Mey Rose dan memintanya untuk meninggalkan Pras. Tetapi Mey Rose dengan tegas menolaknya kemudian Pras datang dan terkejut dengan adanya Arini dirumahnya.
             Akhirnya Pras menyesali perbuatannya yang telah berpoligami dengan Mey Rose. Arini juga berfikir bahwa dongeng milik perempuan memang harus mati agar dongeng perempuan lain mendapatkan kehidupan. 
 
 

Rabu, 07 Maret 2018

Buku ini mengisahkan tentang perjalanan hidup para santri di Pesantren Kanzul Ulum, Magelang, Jawa Tengah. Bunga mawar putih yang menjadi objek pada cover buku ini cukup jelas menggambarkan bahwa buku ini menceritakan kisah perjalanan panjang seorang santriwati, Ayna, dalam mengarungi bahtera kehidupan. Meskipun demikian, buku ini juga menggambarkan kisah seorang santri laki-laki dalam menyelami proses ibadah kepada Tuhannya. Kesendirian Ayna membuatnya merasa bahwa pesantren merupakan tempat terhangat yang pernah ia datangi, setelah rumahnya. Ia yatim, juga piatu. Masa-masa kelam orangtua dan keluarganya ia jadikan ibroh di kehidupan remajanya.

Hingga, suatu ketika, sebuah kebahagiaan tepat berada di depan matanya. Seseorang yang diam-diam ia cintai melamarnya, tepat ketika ia membutuhkan sandaran. Namun keraguan sang ibu lelaki yang sudah dianggapnya seperti ibu sendiri, Bu Nyai Fauziyah, membuatnya mengatakan tidak. Berbagai jenis perjalanan ia tempuh dalam kehidupan. Mulai dari menjadi istri konglomerat yang tak pernah tersentuh oleh suaminya sendiri, alat politik suami dan mertuanya, sang pengemis pemakan makanan sisa di jalan-jalan tikus Bandung, hingga pebisnis roti tersholehah dan pendiri rumah singgah bertemakan pesantren membuat bumi menyatukan kembali dengan lelaki yang paling dicintainya, Muhammad Afifuddin.

Di sisi lain yang tidak berbeda jauh dengan Ayna, Gus Afif yang merupakan peraih nilai terbaik kedua di Pesantren Kanzul Ulum pun bercucur keringat darah menjalani skenario kehidupan yang dibuat oleh Allah untuknya. Niat tulus lamarannya yang ditolak dengan derai air mata sang terkasih, ibundanya yang meragukan kesucian niatnya, pengembaraan pencarian jati dirinya, hingga rasa sayangnya yang luar biasa pada ibundanya menjadi penyedap termanis di buku ini. Rasa cinta pada Allah, rasa sayang pada Rasulullah, tangis haru biru pada sang ibunda, birrul walidayn, menuntut ilmu, sampai rasa sabar dalam menghadapi segala ujian-Nya, rasa percaya dan setia pada jodohnya yang akan didatangi Allah kelak menjemput dirangkum dalam kisah cinta yang mengharu biru Ayna, bidadari bermata beningnya Gus Afif.